Metode

Tim kerja Diakonia PMK ITB bekerja dengan cara yang berbeda dari divisi-PMK biasa. Kami bekerja di balik layar. Di luar tim Diakonia dan alumni penderma, tidak ada orang lain yang tahu siapa saja pengurus Diakonia tahun ini. Hanya anggota humas (dengan nama kode PADI—Penghubung Alumni Diakonia—di kepengurusan 2014) yang boleh menyatakan identitas mereka sebagai anggota Diakonia kepada jemaat PMK ITB, karena anggota juga bertindak sebagai narahubung Diakonia.

Penentuan Calon Penerima

Humas Diakonia mengumumkan tentang keberadaan Diakonia pada saat Jumatan minimal dua kali dalam satu semester, dan memberikan nomor kontak humas kepada seluruh jemaat. Humas Diakonia juga mencantumkan nomor kontaknya pada Warta, buletin Jumatan PMK ITB. Ketika seorang jemaat menghubungi Diakonia dan mengajukan diri menjadi calon penerima, tim Diakonia akan mengadakan wawancara dengannya untuk mendapatkan identitas diri, latar belakang, dan kebutuhan ekonominya.

Diakonia lalu memusyawarahkan apakah pengaju tersebut layak menerima bantuan atau tidak, dengan mempertimbangkan kebutuhan pengaju, kondisi keuangan Diakonia, dan perbandingan dengan penerima-penerima lain yang sedang ditangani Diakonia. Jika musyawarah menetapkan bahwa seorang calon penerima layak mendapat bantuan, salah seorang dari anggota Diakonia akan diutus menjadi pemerhati bagi penerima tersebut. Pemerhati berperan memberikan dana bantuan dan menjadi kakak mentor bagi penerima.

Pengajuan

Bagi kamu yang membutuhkan bantuan Diakonia baik ingin mengajukan diri maupun mengajukan orang lain yang membutuhkan bantuan, silahkan menghubungi Humas/Divisi Eksternal Diakonia PMK ITB di bawah ini. Kamu juga bisa menghubungi Humas Diakonia untuk mendapatkan informasi yang kamu inginkan mengenai Diakonia. Tidak ada format khusus untuk menghubungi melalui pesan singkat, namun minimal sertakan Nama dan Fakultas/Jurusan (Angkatan) jika ingin menghubungi.

Jovita Calista (Arsitektur 2012)
0856 114 2221
Iklan