Keadaan

Diakonia adalah komisi yang “tidak pernah berkecukupan”. Dari tahun ke tahun, selalu ada yang membutuhkan bantuan dari Diakonia. Berdasarkan keadaan terbaru, puji Tuhan jumlah dana yang ada masih dapat memenuhi kebutuhan penerima Diakonia, sehingga tidak ada pembatasan jumlah penerima seperti yang pernah dilakukan Diakonia pada tahun sebelumnya.

Dana kas Diakonia bukan hanya untuk membantu biaya hidup yang berdasarkan kebutuhan pengaju, melainkan juga untuk persiapan jika ada keadaan mendesak; misalnya, jika ada mahasiswa yang membutuhkan biaya operasi yang besar untuk ayahnya yang kecelakaan. Dan juga, Diakonia membantu kebutuhan tambahan yang menjadi kebutuhan penerima saat itu. Misalnya memberi bantuan buku soal-soal saat kondisi akademik penerima lagi kurang baik.

Keikutsertaan alumni PMK ITB untuk menjadi penderma rutin Diakonia sangat diharapkan, untuk menambah jumlah orang-orang yang bisa dijangkau oleh Diakonia; membantu Diakonia menjadi sarana penyalur kasih yang lebih baik lagi.


Tahun Ajaran 2014/2015

Banyaknya beasiswa yang ada di ITB sekarang ini, sangat membantu para mahasiswa ITB termasuk mahasiswa Kristen untuk terhindar dari kesulitan ekonomi. Beasiswa-beasiswa ini pun turut membantu kerja tim Diakonia dalam keberjalananya dibandingkan beberapa periode lalu saat banyak mahasiswa yang mengajukan bantuan dan Diakonia tidak dapat memenuhinya.

Pada periode ini, Diakonia PMK ITB telah membantu 18 orang mahasiswa Kristen ITB yang mengalami kesulitan biaya. Sebagian besar penerima ialah para mahasiswa Kristen yang telah menerima beasiswa, seperti Bidik Misi dan Afirmasi daerah, namun seringkali turun tidak tepat waktu. Dan beberapa penerima adalah mahasiswa Kristen yang menerima bantuan khusus seperti yang telah disebutkan di atas.

Tahun-tahun Sebelumnya ( —2011)

Selama ini, Diakonia bekerja secara tertutup. Selain koordinator umum, pengurus Diakonia sendiri, dan penderma, tidak ada orang yang tahu apakah seseorang merupakan pengurus atau penerima di Diakonia; bahkan, pengurus Diakonia kepengurusan saat ini mungkin tidak tahu siapa saja pengurus sebelumnya. Laporan kerja pun menjadi arsip pribadi kepengurusan masing-masing.

Mulai dari kepengurusan 2011/2012, Diakonia menjadi lebih transparan. Ulasan laporan secara umum akan diwariskan kepada pengurus angkatan selanjutnya, dengan batas-batas yang telah disepakati.